Tanggal 15 Agustus adalah hari yang penting bagi umat Katolik karena pada hari ini diperingati terangkatnya Bunda Maria ke Surga.
Bunda Maria atau sering pula disebut sebagai Bunda Yesus, Santa Perawan Maria atau Bunda Allah adalah seorang wanita yang dipilih oleh Allah untuk melahirkan Yesus ke dunia ini. Sejak permulaan dia telah disiapkan oleh Allah dan Allah sendiri telah menubuatkan kehadiran Maria sebagai Bunda Allah.
Kejadian 3:15
“Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”
Bunda Maria adalah keturunan murni Hawa. Dan Bunda Maria sejak dalam kandungan sampai tiba saatnya melahirkan Yesus telah berada dalam kuasa dan perlindungan Roh Kudus. Allah telah menjaga kekudusan Maria sejak dalam kandungan ibunya. Tentu saja karena Allah ingin agar kelahiran Yesus benar-benar kudus.
Sejak kecil Maria dikenal sebagai wanita yang soleh dan berbakti kepada orang tua. Maria dibesarkan dalam keluarga yang taat. Maria juga seseorang yang polos dan suci tetapi Maria memiliki kedewasan iman dan memiliki kepasrahan yang besar kepada Allah.
Karya Roh Kudus
Cerita mengenai kabar dari malaikat, turunnya Roh Kudus, kehamilan Maria, kebimbangan Yusuf, kunjungan ke keluarga Imam Zakaria dan Elisabeth, sensus dan kelahiran Yesus di kandang dapat dibaca dengan lengkap di kitab Lukas 1-3.
Dan semasa hidup Yesus, Maria dengan sangat taat dan setia mendampingi Anaknya dalam suka dan duka. Betapa pilunya hati Maria saat mendampingi Yesus yang wafat di kayu salib.
Umat Katolik mempercayai bahwa Maria tetap perawan walau pun telah melahirkan Yesus. Tidak diceritakan dalam Alkitab bahwa Maria melahirkan adik-adik Yesus. Demikian pula tidak diceritakan lebih rinci mengenai Yusuf suaminya. Tetapi Alkitab mencatatkan penyertaan Maria dalam karya-karya Yesus selama hidup Yesus.
Bunda Maria Diangkat Ke Surga
Bunda Maria adalah salah satu dari beberapa manusia yang diangkat ke surga. Di Alkitab tercatat beberapa manusia yang diangkat ke surga, yaitu Henokh, Elia, Yesus (setelah bangkit) dan kemudian Maria.
Menduga alasan mengapa Maria diangkat ke surga?
Pertama, karena Maria adalah Bunda Allah, yang memang telah dipersiapkan secara khusus oleh Allah dan kehadirannya memiliki arti khusus dalam karya keselamatan manusia. Kekudusannya telah menyelamatkannya dari dunia seperti halnya Henokh yang semasa hidupnya bergaul dengan Allah sehingga Allah berkenan mengangkatnya ke surga.
Kedua, Allah tidak ingin jasad Maria menjadi batu sandungan bagi manusia. Kita semua ingat bahwa manusia purba terus mencari jasad Musa yang telah dimatikan Allah. Tetapi malaikat Mikael telah menyembunyikan jasad Musa walau pun untuk itu Mikael harus bertengkar dengan Iblis (Lucifer).
Tidak lain tidak bukan karena jika jasad Musa ditemukan, maka akan terjadi kemusyrikan yang sangat luar biasa. Bisa jadi jasad Musa akan diawetkan, didewakan atau diagungkan sehingga pada akhirnya akan menyesatkan manusia. Tentu pembaca ingat akan batu meteor yang sampai saat ini masih diagungkan oleh umat lain kan? Padahal itu hanyalah batu meteor tidak berarti. Hanya saja memang batu itu dipercaya didirikan oleh Abraham.
Tentu saja Allah tidak ingin hal itu terjadi pada tubuh Maria. Dan akhirnya Maria diangkat ke surga. Maria memang suci dan kudus, tetapi bukan untuk konsumsi kedangkalan pikiran dan hati manusia.
Alasan lain? Hanya Allah yang tahu sehingga Maria pun diangkat ke surga.
Doa Kepada Maria
Bunda Maria yang setia dan taat kepada Allah sepanjang hidupnya merupakan gereja mula-mula atau sering disebut sebagai gereja purba. Dialah yang mendampingi kehidupan rohaniah para rasul. Dialah yang mendampingi para murid dalam berkarya sepanjang kehidupannya.
Maria dan para murid Yesus membentuk suatu persekutuan jemaat Kristen mula-mula. Dari sinilah akhirnya terbentuk gereja apostolik pertama dengan dipimpin oleh Santo Petrus.
Setelah diangkat ke surga, beberapa puluh tahun kemudian timbul bidaah-bidaah yang menganggap bahwa Maria adalah salah satu Allah, yaitu Allah ibu. Arti Trinitas telah diselewengkan sebagai: Allah Bapa, Allah Ibu dan Allah Putera. Tentu ini adalah paham yang tidak benar. Paham ini tidak sejalan dengan paham gereja mula-mula. Bidaah ini sering disebut sebagai Mariamisme.
Bidaah ini sempat tumbuh subur di kalangan masyarakat. Puji Tuhan bahwa Gereja Katolik memberikan sikap yang tegas. Gereja Katolik mengakui kekudusan dan kesucian Maria, tetapi bukan berarti Maria itu Allah. Gereja Katolik sangat menghargai Maria sebagai ibu Yesus. Tetapi Trinitas bagi Katolik tetap berarti: Allah Bapa, Allah Putera dan Allah Roh Kudus.
Saat ini beredar paham yang salah tentang Gereja Katolik dengan anggapan bahwa umat Katolik berdoa kepada Maria dan bukan kepada Allah. Berkaitan dengan hal tersebut pada akhirnya ada juga aliran Kristen yang pada akhirnya tidak mengakui kekudusan dan kesucian Maria.
Pada saat bidaah Mariamisme tumbuh subur, memang benar bahwa ada banyak umat yang berdoa kepada Maria, bahkan porsinya lebih banyak dari pada kepada Allah sendiri. Mereka berdoa kepada Maria selayaknya Maria adalah allah. Tetapi bukan berarti demikian dengan Gereja Katolik.
Gereja Katolik berdoa kepada Maria dalam wujud mohon didoakan. Berikut adalah petikan doa “Salam Maria” yang sering didaraskan oleh umat Katolik mengikuti doa “Bapa Kami.”
Salam, Maria penuh rahmat, Tuhan besertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita dan terpujilah buah tubuhmu Yesus.Santa Maria, Bunda Allah, doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati. Amin.
Bait pertama dari doa “Salam Maria” ini diambil dari salam yang diucapkan oleh malaikat Gabriel yang diutus Allah kepada Maria. Sedangkan bait kedua adalah permohonan umat agar supaya didoakan oleh Maria.
Maria adalah gereja. Maria adalah orang kudus. Maria juga hadir di perayaan Ekaristi di surga. Dalam kekudusan doa surgawi, dan dalam persekutuan doa baik di bumi dan surga, umat Katolik percaya bahwa kita pun berdoa bersama dengan para kudus yang berdoa di surga.
Sesuai dengan semangat mengasihi, sudah selayaknya bahwa kita saling mendoakan. Dan tidak ada yang salah jika kita minta didoakan pula oleh para kudus di surga. Dan salah satu orang kudus yang dapat kita mintai doa adalah Bunda Maria.
Jadi esensinya berbeda ketika kita berdoa kepada Allah. Kita tetap berdoa kepada Allah. Tetapi kita juga minta didoakan oleh Bunda Maria. Seperti ketika kita akan pergi ke suatu tempat yang jauh kemudian minta restu dan didoakan oleh orang tua atau keluarga kita supaya kita bisa selamat sampai tujuan dan juga agar misi kita dapat berhasil.
Demikianlah sedikit tulisan saya mengenai Bunda Maria yang suci dan kudus.


